Resiko Berobat ke Penang tanpa Persiapan yang Matang

Tak dapat dipungkiri bahwa sejumlah masyarakat Indonesia memilih untuk berobat ke luar negeri guna mendapatkan perawatan medis yang dinilai jauh lebih baik. Salah satu tempat berobat yang banyak dikunjungi oleh pasien asal Indonesia adalah Penang, Malaysia. Tempat ini di penuhi dengan sejumlah rumah sakit berkualitas dan ternama. Rumah sakit Penang Malaysia juga memiliki dokter-dokter spesialis yang sudah berpengalaman dan pandai berbahasa Indonesia sehingga orang Indonesia yang berobat kesana tidak kesulitan untuk menjalin komunikasi. Btw, apakah Anda atau keluarga Anda ingin berobat ke tempat ini? Jika jawabannya iya, sebaiknya lakukan hal ini secara terencana dan tidak terburu-buru, kecuali Anda ingin mengalami resiko berikut:

Menghabiskan lebih banyak uang

Berobat ke luar negeri saja sudah harus menghabiskan belasan atau puluhan juta rupiah. Ya, Anda harus mengurus paspor, membayar rumah sakit, transportasi, penginapan, dan juga makanan selama di sana. Maka dari itu, penting kiranya untuk merencanakan dan menyiapkan keuangan dengan baik. Namun, jika Anda pergi ke Penang tanpa persiapan dan terburu-buru, Anda bisa saja menghabiskan lebih banyak uang. Sebagai contoh, jika Anda pergi dengan persiapan matang, Anda bisa mendapatkan penginapan di dekat rumah sakit tujuan sehingga tidak perlu mengeluarkan biaya transportasi lagi tapi jika Anda pergi terburu-buru, Anda bisa saja menginap di hotel yang jauh dari rumah sakit dan harus mengeluarkan dana lagi untuk biaya transportasi. Dengan demikian, biaya yang dikeluarkan bisa lebih dari anggaran.

Membuang-buang banyak waktu

Perlu diketahui bahwa sebelum Anda bisa menemui dokter spesialis yang dibutuhkan, Anda perlu membuat janji terlebih dahulu dengan mereka. Jika tidak, Anda akan mengantri lama dan membuang-buang banyak waktu. Apalagi jika Anda masih belum tahu siapa dokternya dan siapa namanya. Pihak rumah sakit bisa saja menyarankan dokter spesialis yang tidak cocok dengan Anda. Beda halnya jika Anda sudah merencanakan keberangkatan Anda ke Penang dengan baik, Anda tidak akan buang-buang waktu. Misalnya, jika Anda ingin berobat ke rumah sakit Gleneagles Penang, Anda bisa menghubungi mereka terlebih dahulu dan kemudian membuat janji dengan dokter spesialis yang diinginkan sehingga setibanya di sana, Anda tinggal menemui dokter yang bersangkutan tanpa harus menunggu lama.

Membuat pasien tambah sakit

Coba bayangkan jika Anda sudah sampai di Penang hari Senin pagi tapi karena belum membuat janji dengan dokter, Anda harus menunggu sampai Senin malam dengan kondisi Anda yang sudah kritis. Tanpa bantuan atau peralatan medis, bisakah Anda bertahan? Mungkin jawabannya bisa tapi bagaimana dengan kondisi Anda? Jawabannya tentu saja semakin memburuk. Yap, pasien bisa tambah sakit jika dia harus menunggu lama untuk mendapatkan ruangan dan bertemu dengan dokter. Belum lagi, jika Anda membawa serta keluarga, mereka jelas akan turut menderita karena hal ini. Sadari bahwa menjaga orang yang sakit di dalam ruangan berhari-hari saja bisa membuat tubuh cepat terserang penyakit, terutama jika kurang tidur. Nah, hal ini bisa saja mereka alami ketika selama di sana, ada banyak waktu yang terbuang sia-sia.

Oleh karenanya, persiapkan keberangkatan Anda ke Penang sebaik mungkin. Jika bingung atau tidak tahu apa saja yang harus dipersiapkan, rumah sakit mana yang sebaiknya dipilih, dan dokter spesial mana yang terbaik, minta bantuan kepada orang yang sudah pernah berobat kesana atau penyedia layanan berobat ke Penang di internet, oke!

Radang Otak: Penyakit Berbahaya yang Sulit Dideteksi

Radang otak adalah salah satu penyakit berbahaya yang bisa menyerang anak kecil dan lansia. Hal ini dikarenakan di usia muda atau setelah lanjut usia, daya tahan tubuh manusia cenderung lemah. Penyakit yang juga dikenal dengan sebutan ensefalitis ini cukup sulit dideteksi karena gejalanya mirip dengan gangguan kesehatan ringan, seperti flu, demam, pegal-pegal, dan sakit kepala. Pemeriksaan dan pengobatan dini sangat dianjurkan guna memperbesar kemungkinan untuk sembuh. Guna mengetahui lebih banyak mengenai penyakit yang menyerang otak ini, silahkan baca penjelasannya di bawah ini:

Apa saja gejalanya?

Setelah mengalami gejala penyakit ringan seperti yang disebutkan di atas, kondisi tubuh penderita akan mengalami penurunan sehingga menimbulkan gejala yang lebih serius, yaitu sering berhalusinasi, leher kaku, sering pingsan, kesulitan mendengar dan berbicara, mudah lupa, kejang-kejang, otot lemas, kelumpuhan pada wajah dan bagian tubuh lainnya, kesulitan mengontrol pergerakan mata, pandangan kabur, dan tidak dapat melihat sama sekali. Apabila sudah mengalami gejala seperti yang sudah disebutkan ini, segera periksakan diri ke dokter guna mendapatkan penanganan yang tepat. Jika tidak, gejala penyakit ini akan semakin memburuk dan menyebabkan penderita meninggal dunia.

Apa yang menjadi penyebabnya?

Para ahli kesehatan belum menemukan secara pasti apa yang menjadi penyebab penyakit radang otak ini. Meskipun demikian, berdasarkan beberapa kasus, para dokter menyimpulkan bahwa ada dua hal yang ditenggarai menjadi akar permasalahan dari penyakit ensefalitis ini, yaitu gangguan kekebalan tubuh dan juga infeksi virus. Pada kenyataannya, gangguan kekebalan tubuh tidak hanya disebabkan karena faktor usia saja tapi juga infeksi di bagian tubuh lain, seperti tangan, kaki, punggung, dan lain sebagainya. Selain itu, munculnya tumor baik itu tumor jinak atau ganas dan vaksinasi juga dinilai dapat mempengaruhi turunnya sistem imun tubuh.

Di sisi lain, infeksi virus juga bisa berpengaruh pada kinerja otak sehingga lama kelamaan akan menyebabkan peradangan. Adapun jenis-jenis virus yang dapat menginfeksi otak adalah virus Epstein-barr (virus penyebab penyakit mononucleosis), virus herpes simpleks (virus penyebab penyakit herpes di kelamin atau mulut), virus varicella zoster (virus penyebab penyakit cacar air dan cacar api), virus rabies, virus campak.

Bagaimana pengobatannya?

Untuk mengobati penyakit ini, dokter akan melakukan sejumlah pemeriksaan terlebih dahulu guna memastikan penyebabnya. Adapun sejumlah pemeriksaan yang dimaksud adalah scan MRI atau scan CT, pungsi lumbar, elektroensefalogram, dan biopsi otak. Setelah mengetahui penyebabnya, barulah dokter menentukan cara pengobatannya, entah itu dengan pemberian antibiotik, antivirus, atau antifungal, penyuntikan kortikosteroid, terapi immunoglobulin, pemberian obat antikonvulsan, plasmapheresis, dan pembedahan. Meskipun dokter menemukan cara untuk mengurangi gejala atau menyembuhkan penyakit ini, pasien juga harus menghadapi efek samping dari pengobatan yang dijalankan. Sebagai contoh, jika penyebab penyakit radang otak adalah virus, dokter akan memberikan obat antivirus yang mana obat ini bisa saja menimbulkan efek samping, seperti mual, nyeri otot dan nyeri sendi, muntah, dan diare. Jika penyebab penyakit ini adalah gangguan sistem imun tubuh, dokter akan menyuntikkan kortikosteroid untuk mengembalikan sistem kekebalan tubuh dan mengurangi peradangan pada otak. Meskipun demikian, pengobatan ini bisa saja menimbulkan efek samping berupa tidak stabilnya emosi pasien.

Sementara itu, pengobatan yang dilakukan dengan cara pembedahan hanya dilakukan jika penyebab penyakit ini adalah tumor. Sedangkan pemberian antibiotik hanya diperuntuhkan untuk penderita yang mengalami peradangan otak dengan penyebab utamanya, yaitu bakteri.

Copyright Panduan Memilih Rumah Sakit yang Tepat 2018